Metrotani: Mikro organisme | Bacaan Pertanian Hobi dan Bisnis
Berita Terkini
Loading...
Showing posts with label Mikro organisme. Show all posts
Showing posts with label Mikro organisme. Show all posts

Wednesday, December 20, 2023

Mengenal EM4 (Efektif Mikroorganisme) Pertanian, Manfaat dan Cara Pembuatannya


Dalam dunia pertanian, ada komponen yang tidak kalah penting dari pupuk, yaitu larutan Efektif Mikroorganisme (EM). Larutan ini dapat mempercepat proses pembuatan pupuk organik serta meningkatkan kualitas pupuk.

EM4 sangat berguna untuk proses penyerapan/persediaan unsur hara di dalam tanah. Bentuk EM4 adalah berupa cairan yang berwarna kecokelatan dan beraroma segar. EM4 mengandung bakteri fermentasi, mulai dari genus lactobacillus, jamur fermentasi, actinomycetes bakteri fotosintetik, bakteri pelarut fosfat, dan juga ragi. Pemanfaatannya sering diaplikasikan dalam pembuatan kompos, atau pupuk bokashi.

EM4 bermanfaat untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, meningkatkan jumlah produksi tanaman, memfermentasi bahan organik, meningkatkan kualitas dan kuantitas panen serta memperbaiki nutrisi atau senyawa yang dibutuhkan tanaman dari dalam tanah.

Cairan EM4 sangat berguna dan dapat dimanfaatkan pada tanaman cabai, padi, pepaya, sayuran, bawang merah, karet, jahe, jagung, jeruk, ataupun tanaman hias. Kegunaan EM4 pada peternakan dapat diaplikasikan pada ternak unggas, ayam broiler, ayam petelur, ayam pedaging/potong, kambing, bebek, domba, babi, dan lainnya, bahkan untuk tambak dan perikanan.

Effective Microorganism 4 (EM4) adalah larutan yang mengandung banyak bakteri menguntungkan, salah satu aktivator yang dapat membantu mempercepat proses pengkomposan dan sangat bermanfaat. Larutan ini pertama kali ditemukan oleh Prof. Dr. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus, Okinawa, Jepang.

Terdapat 80 genus mikroorganisme fermentasi dalam EM4. Di mana mikroorganisme dapat bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik. Adapun lima golongan utamanya yaitu bakteri Fotosintetik, Lactobacillus sp, Streptomyces sp, Ragi (Yeast) dan Actinomycetes.


Manfaat Dan Kegunaan EM4

Berikut ini daftar manfaat, fungsi dan keuntungan menggunakan EM4 bagi tanah dan tanaman.

1. Memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

2. Meningkatkan jumlah produksi tanaman.

3. Menjaga kestabilan hasil pertanian ataupun perkebunan

4. Memfermentasi bahan organik.

5. Mempercepat proses dekomposisi bahan-bahan organik di dalam tanah.

6. Meningkatkan kualitas kuantitas panen.

7. Menciptakan pertanian yang berwawasan ramah terhadap lingkungan.

8. Memperkaya keragaman mikroba yang sangat menguntungkan di dalam media tanam atau tambak.

9. Memperbaiki nutrisi, senyawa yang dibutuhkan tanaman/ikan dari dalam tanah.

10. Mempercepat proses fiksasi/bintil akar.

11. Meminimalisir atau mengurangi kebutuhan pupuk bahkan pestisida.

12. Sebagai bahan campuran pakan ternak yang sehat.


EM4 juga ternyata dapat dibuat sendiri di rumah dengan sederet bahan-bahan alami ini.

- Kangkung air segar 0,25 kg

- Batang pisang muda bagian dalam 1,5 kg

- Gula pasir 1 kg

- Air tuak dari nira 0,5 liter

- Pepaya matang atau kulitnya 0,5 kg

- Pisang matang atau kulitnya 0,5 kg

- Nanas matang atau kulitnya 0,5 kg

- Kacang panjang segar 0,25 kg


Cara Pembuatan

- Hancurkan dan haluskan pisang, pepaya, nanas, kacang panjang, kangkung dan batang pisang muda.

- Setelah dihancurkan, campuran semua bahan dalam ember.

- Masukkan gula pasir dan tuak dalam ember, campurkan, dan aduk hingga rata.

- Tutup ember dengan rapat, simpan dan diamkan selama 7 hari

- Setelah 7 hari larutan yang dihasilkan dikumpulkan secara bertahap setiap hari hingga habis.

- Saring larutan tersebut dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat. Larutan tersebut merupakan EM4 yang siap digunakan. Bahkan dapat bertahan hingga 6 bulan.

- Ampas dari hasil penyaringan larutan bisa kamu digunakan sebagai pupuk kompos.


Sunday, August 21, 2022

Cara Mengatasi Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) Pada Tanaman Bawang Merah

Tanaman Bawang Merah Bertutup Mulsa Plastik Dalam Media Tanam


Upaya yang dilakukan dalam Pengendalian Hama Terpadu untuk mencegah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada tanaman bawang merah. 

  • Pertama cara pencegahan dengan menggunakan mulsa plastik hitam perak yang bermanfaat untuk mengurangi gulma, serangan hama dan penyakit, menjaga kelembaban dan suhu tanah, struktur tanah terjaga, dan mencegah erosi permukaan tanah sehingga kesuburan tanah tetap terjaga. 
  • Kedua menggunakan perangkat likat kuning yang mampu mengendalikan beberapa hama untuk menekan populasi thrips dan kutu daun. 
  • Ketiga penggunaan pupuk organik bokashi yang mengandung agens hayati seperti Trichoderma. Trichoderma adalah suatu jenis fungi yang menguntungkan dan dapat digunakan untuk mengendalikan fungsi penyebab penyakit (patogen) seperti Fusarium. 
Upaya yang dilakukan tersebut diatas merupakan cara Pengendalian Organisme Tanaman (OPT) yang ramah lingkungan.


 

Gallery

Tentang Metrotani Blog

Metrotani Blog berdiri sejak 22 Agustus 2017, merupakan sebuah portal pertanian, peternakan dan perikanan sebagai sumber informasi dan pengembangan usaha dan bisnis.

Hubungi Kami

metrotani.info@gmail.com
https://metrotani.blogspot.co.id/